Mencoba PAD THAI Terenak di Bangkok

 
Di perjalanan ke Bangkok kali ini gue NIAT untuk makan di tempat enak. Salah satu di daftar yang sudah mau banget untuk di kunjungi ialah sebuah resto Pad Thai bernama THIP SAMAI.
 
9 dari 10 orang Bangkok akan bilang bahwa ini adalah Pad Thai ter enak di Bangkok – dan mungkin se Thailand – dan mungkin bahkan se dunia. Entah bener atau enggak, yang jelas ini fix yang paling terkenal di antara orang lokal ataupun turis. Buka sejak lebih dari 50 tahun yang lalu, Thip Samai dipanggil kakek dari segala resto Pad Thai yang ada di Bangkok. Orang lokal menyebutnya dengan Pad Thai Pratu Pi (ผัดไทยทิพย์สมัย (ผัดไทยประตูผี)), diterjemahkan ke “Ghost Gate Pad Thai,” – karena lokasinya dekat dengan krematorium.
 
Sedikit info tentang Pad Thai, hidangan serupa kwetiau goreng ini adalah salah satu makanan khas Thailand yang paling dikenal orang selain Tom Yam. Di pinggiran jalan di Thailand, Pad Thai selalu mudah ditemukan dengan harga super murah, sekitar 30-40 Baht seporsinya.
 
Jujur, gue sendiri gak gitu doyan sama Pad Thai. Biasa aja menurut gue. Tapi setelah gue pikir-pikir, mungkin gak doyan karena belum pernah ketemu Pad Thai yang enak? Maybe. Karena itulah gue berangkat ke Thip Samai. Mencoba yang paling enak mungkin akan membuat gue berubah pikiran.
 
Waktu menunjukkan jam 8 malam waktu gue berangkat untuk makan di Thip Samai. Sebenernya paling bener kesini naik kapal. Tapi ketika gue menunggu kapal di dermaga daerah Asok, salah satu kapal yang lewat bilang bahwa kapal ke China Town hanya beroperasi sampai jam 7 malam kalau weekend. (Thip Samai berlokasi kurang lebih 10 menit berkendara dari China Town Bangkok). Jadi gue ganti transportasi, naik MRT ke Hua Lamphong, dan dari situ naik ojek 80 Baht langsung ke lokasi. Untung naik ojek – karena ternyata jalanan menuju Thip Samai macet banget. Motor kan bisa ngepot kanan kiri. Btw, begitu gue bilang ke supir ojek kalau gue mau ke Thip Samai, dia langsung senyum sambil bilang “good noodle”.  Si Abang Ojek doyan juga ternyata.
 
Cukup lama di perjalanan…. sudah makin lapar!!
Sampai di depan Thip Samai, gue langsung kaget. Hah, ANTRInya PANJANG BANGET! Banyak banget orang berdiri di depan resto ini. Yaaaahhh masi nunggu lagi nih untuk makan…kasian perut gue. Gue pikir resto nya bakal santai tanpa antrian – ternyata beda banget sama bayangan. Sendirian pula. Dalam hati gue mikir, mau antri apa nggak ya? Apa cari makan tempat lain aja? Perut udah bunyi soalnya! Tapi nanggung amat sih udah sampe sini. Lanjut lah gue berdiri… mengantri… menunggu… dan menunggu..
 Sepanjang antri, kita bisa melihat proses mereka memasak pesanan. Kompor yang digunakan memasak masih pake arang – sehingga menambah bau khas pada makanan. Beberapa koki yang lagi masak terlihat sibuk dan serius memasak orderan tanpa henti. Sesekali mereka stretching – tampak kelelahan. Ya iyalah, buka jam 5 sore, kalau pelanggannya sebanyak ini, makin malam pasti makin pegel gilllaaa.
mencoba pad thai terenak di bangkok

muka sebel kelamaan nunggu… huh!

 
Bukan cuma melayani pelanggan makan di Resto, mereka membuka jalur antrian khusus untuk pelanggan yang mau bungkus, dan antriannya nggak sepanjang antrian kita. Rata-rata yang antri ialah driver LALAMOVE – yang adalah aplikasi pengantar makanan (serupa go-food) di Bangkok. Tadinya gue sempet berpikir untuk bungkus aja biar cepet, tapi pengen juga ngerasain pengalaman lengkap duduk makan di resto nya. So, dengan sabar gue antri terus.

 

1,5 jam kemudian, gue menjadi orang paling depan yang menunggu giliran masuk untuk dilayani. Menengok ke belakang, antrian sudah lebih panjang dari waktu gue mulai antri tadi. Huft! Sempat selfie sebentar, si Bapak Manajer resto pun tersenyum ke gue, bilang kalau meja gue sudah siap! Horey! Akhirnya.
mencoba pad thai terenak di bangkok

antri paling depan!!! hore!

pak manajer, sibuk bener

 
Bagian dalam resto ternyata besar, panjang ke dalam dan ada lantai atas juga. Bisa menampung cukup banyak pengunjung. Dindingnya penuh dengan berbagai penghargaan dari macam-macam pihak dan juga artikel dari berbagai majalah/koran tentang resto mereka.

 
Setelah duduk, gue memesan makanan khas mereka yaitu Pad Thai dibungkus dalam telur dengan topping udang. Pad Thai Haw Kai Goong Sot (ผัดไทห่อไข่กุ้งสด) kalau dalam bahasa aslinya. Sebenernya kata orang, jus jeruk mereka wajib dicoba karena murni dan enak – tapi sedang habis stok waktu gue pesan. Yasudahlah air putih saja. Oya, ada piliha vegetarian juga ternyata untuk mereka yang nggak makan seafood atau telur.
 
Makanan gue datang 10 menit kemudian, porsinya cenderung tidak besar, tapi lengkap dengan sepiring sayuran segar dan jeruk nipis. Di meja juga disediakan beberapa condiments seperti cabai, kecap ikan, dan kacang yang sudah di giling halus untuk ditambahkan ke makanan sesuai selera.

 
Mari kita coba.
Gigitan pertama, in my honest opinion, ENAK! Bener-bener enak. Seorang perempuan yang gak pernah suka Pad Thai akhirnya menemukan versi enak dari makanan yang satu ini. Gue menikmati setiap suapan. Mungkin juga karena udah laper banget sihh… tapi rasanya beneran cocok di lidah gue. PAS AJA masaknya. Apalagi gue minta ekstra telur di Phad Thai gue, jadi makin sedep. Sayuran dan kacang juga menambah rasa dan tekstur. Udangnya juga gede-gede dan segar. Jos!

Wah pantesan ngetop, enak ternyata. So far ini Pad Thai paling yummy yang pernah gue coba. Mungkin memang benar bahwa ini adalah Pad Thai terenak di Bangkok.

Ciri makanan enak ialah ketika gue makannya pelan-pelan, biar menghayati dan nggak cepet habis. Dan ciri kedua, ialah ketika semuanya bersih tak bersisa di piring. Hahahaha. Kayaknya kalo ke Bangkok lagi gue akan rela deh antri disini lagi sambil bawa suami supaya dia bisa nyoba juga. Lama nunggu tapi worth it. Mungkin lain kali gue akan datang lebih cepat dan datang di weekdays, bukan weekend. Siapa tau antriannya bisa lebih pendek kalo hari biasa.
 
Total makan sendirian kurang lebih dalam rupiah sekitar Rp. 55 ribu. Not bad.
 
Dari situ gue naik taksi balik ke MRT untuk mengejar kereta pulang. Gila, ngga kerasa udah jam setengah 12 malam aja!!!
Oya, buat yang mau kesini juga, alamatnya:
Bangkok (313 ถ.มหาไชย สำราษราษฎร์ พระนคร กรุงเทพฯ).
 

Tulisan jalan-jalan gue di Bangkok masih banyak. Untuk update langsung, follow aja blog-nya via email ya

write your email NOW. It's super easy and it's FREE

Komentar please tinggalin dibawah ya guys… thank u!

Have some Good Food to Have Some Good Mood -olivelatuputty.com/blog – @shiningliv
Tags:  , ,

12 comments to Mencoba PAD THAI Terenak di Bangkok

  • Anonymous  says:

    Mantabs sis tulisannya

    • Olive  says:

      hello.. thanks udah mampir… gak ada namanya komentarnya.. but thanks anyway:)

  • ainun  says:

    Liv bikin ngiler ajaaaa malem malem

    • Olive  says:

      halo Ainun thanks for reading! hehehe iya nih maap ya.. hehehe

  • Ningrum  says:

    Kapan kapan kalo ke bangkok akan mampir sini deh

    • Olive  says:

      halo Ningrum… iya mampir aja, biar bisa ngerasain yang paling enak di Bkk:)

  • Frederick Johannes  says:

    suddenly craving for that pad thai! thank you for sharing kak 🙂

    • Olive  says:

      bro Fred! thanks for reading.. hahahah kalo nemu yang enak pad thai di Jakarta let me know ya:)

  • rini  says:

    Kayaknya enak ya mba, pernah coba di jkt pad thai tapi waktu itu biasa aja rasanya mba

    • Olive  says:

      mba Rini thanks for reading.. iya nih, aku udah coba banyak sbelum kesini..paling enak emang disini

  • renidwiastuti  says:

    Kalo lihat antriannya panjang gitu, bisa dipastikan rasanya enak yaa…

    • Olive  says:

      mba Reni makasih udah mampir ya… iya bener, antri karena enak mba:) hehehe

Post Your Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.