Cerita saat VISA Australia TIDAK KELUAR di Hari Keberangkatan

Ini cerita tentang tahun baru 2019. Waktu itu, harapan gue ialah merayakan hitung mundur tahun baru di Sydney Australia. Semua rencana sudah siap! Tapi ternyata gue harus menelan kenyataan pahit karena semua hanya menjadi rencana belaka ketika di HARI H, Visa Australia TIDAK KELUAR!! 

Di momen keberangkatan, dengan tiket sudah ditangan, visa tidak kunjung hadir. Batal berangkat deh. Nangis. Beneran. Rasanya visa nggak keluar saat tiket pulang pergi udah di beli tuh bener-bener sucks. Tapi nggak ada yang bisa gue lakukan selain pasrah.

Semua dimulai ketika gue memutuskan untuk apply Visa Australia menggunakan jalur online. Menggiurkan banget soalnya. Bisa sambil duduk nyemil kripik singkong di rumah, angkat kaki di sofa dan ngisi aplikasi. Tanpa antri, tanpa nongol di kedutaan/vfs, tanpa bikin janji ketemu, tanpa bantuan pihak ketiga manapun, dan tanpa atur waktu khusus. Santai banget! 24 jam sehari mereka buka untuk menerima aplikasi kita.

Gue bahkan sama sekali tidak men-scanning dokumen yang menjadi persyaratan aplikasi visa. Semua dokumen cukup gue foto pakai hape dan upload. Oh so easy.

Untuk membuat visa turis, gue cukup membuka website immi.gov.id lalu register, membuat akun ber-password yang bisa gue akses. Setelah itu mengisi aplikasi 600 secara jujur dan lengkap, dan meng-upload semua dokumen yang mereka minta. Begitu selesai dengan proses yang ada, kita akan mendapatkan status baru di akun tersebut, yaitu status: “RECEIVED”. Artinya, kedutaan Australia sudah menerima dan mem-proses aplikasi kita. And then the waiting games begin. Menunggu dan menunggu. Apa yang ditunggu?

Yang ditunggu ada beberapa kemungkinan:

1. Pihak kedutaan mungkin akan menelpon / mengirim email lalu meminta kita untuk melengkapi salah satu persyaratan. 

2. Pihak kedutaan mungkin akan menelpon untuk bertanya lebih lanjut seputar keterangan / pernyataan yang kita sertakan di aplikasi.

3. Pihak kedutaan mungkin akan langsung mengirimkan email yang menyatakan bahwa aplikasi kita diterima dan visa disetujui dengan berbagai kondisi (single entry / multiple entry / berlaku 3 bulan / 1 tahun / bahkan 5 tahun). Ketika visa di setujui, saat itu juga kita sudah bisa berangkat ke Australia, dan status di akun kita akan berubah menjadi FINALIZED.

4. Pihak kedutaan mungkin akan mengabarkan bahwa visa kita di tolak. 

Btw, kenapa sih gue bisa pakai jalur online? Karena ada beberapa teman yang menyarankan jalur ini dan menurut pengalaman pribadi mereka, selain mudah banget, CEPET banget jadinya, cuma dua hari! Nah karena itulah gue PD setengah mati bahwa visa pasti aman. Mereka aja jadi dua hari, gue juga dong pastinya? Apalagi gue sudah menyertakan info tanggal keberangkatan dan lampiran tiket yang sudah gue beli dalam form aplikasi.

Masalahnya…. gue melakukan semuanya tanpa mengingat dan menyadari beberapa hal:

1. Setiap orang proses nya beda-beda dalam pengurusan visa negara apapun. Orang lain hari belum tentu kita juga mengalami hal yang sama.

2. Gue apply visa untuk berangkat di bulan Desember, yang adalah bulan high season, dengan jadwal libur kedutaan yang sangat panjang.

3. Gue apply visa dengan waktu cukup mepet (kurang lebih 2 minggu menjelang keberangkatan).

4. Ketika kita apply visa online, kita tidak bertemu face to face dengan manusia. Artinya nggak bisa “nitip pesen” ke petugas untuk membantu kita mempercepat proses. Semua langsung masuk ke sistem massal dimana tidak ada satupun yang istimewa karena alasan apapun.

Sehari sebelum tanggal keberangkatan, gue udah mulai gelisah… kok belum keluar ya visanya? Ampun dah! Stress. Gue ngubek internet, cari nomor telpon apapun yang bisa gue hubungi untuk bisa menanyakan status. Tapi nihil. Ga ada nomor begituan. 

Mereka bahkan sengaja menulis di website: TIDAK MENERIMA DAN MELAYANI PERTANYAAN APAPUN SEHUBUNGAN TENTANG KAPAN VISA ANDA JADI.

Ngok.

Setelah mencoba mencari berbagai cara, sampai nelpon temen baik di Sydney supaya dia bantuin nelpon kedutaan segala, gue akhirnya sadar bahwa there was nothing i could do selain pasrah. No humans can help me. ONLY GOD CAN HELP ME NOW. So gue mulai berdoa yang banyak. Oh Tuhan Yesus tollloooongggggg.

Di tanggal dan jam keberangkatan, visa Australia tidak keluar. 

Lah, Tuhan berarti nggak nolong dong?

Well, kelihatannya memang begitu. But you know what? In my life, DIA SELALU MENOLONG! Dalam kasus ini pun tak terkecuali. Dia setia dalam memberi pertolongan terbaik, apalagi gue udah pake mewek segala. Hehehe

Pertolongan pertama ialah adanya damai sejahtera di hati gue. Stress perlahan hilang, diganti ketenangan yang sangat meringankan beban gue walau masalah belum selesai.

Pertolongan kedua ialah tiket pesawat gue ternyata bisa diundur ke tanggal lain oleh airlines yang kita pilih yaitu Quantas. Bayar sih, tapi masih bisa kejangkau. Mereka memundurkan ke satu-satunya tanggal di Awal Januari yang available (ada kursi kosong). Ditanggal itu sebenarnya gue nggak tau apakah visa gue sudah akan kelar. Tapi minimal udah ada tanggal baru.

Pertolongan ketiga, gue dikasih kerjaan Tahun Baru dadakan sama Tuhan pas ketika gue tau kalau gue gagal berangkat tahun baruan di Sydney. Ini bener-bener ajaib banget, karena mana aja coba yang dadakan ngasih job musik tahun baruan. Rata-rata udah booked kerjaan berbulan-bulan sebelumnya. Jadinya gue tahun baru nggak bengong, bisa nyanyi dibayar, nginep di hotel tempat acara berlangsung, dan have a good time with some good friends and SUAMI TERCINTA. God is good!

visa australia tidak keluar

photo of me and my band performing at New Year’s Eve. (kiri ke kanan: Barry, Albert, Gue, Mas Nanda, Mas Taufan

Pertolongan keempat, si temen yang ngasih kerjaan di malam tahun baru tuh ternyata punya kenalan orang dalam Kedutaan Australia yang bisa bantu ngecek status visa gue. Bantu ngecek doang sih memang, nggak bisa lebih jauh. Tapi dibantuin ngecek tuh udah sangat berguna bangetttt buat gue rasanya. Soalnya nggak mau kan sampe gagal berangkat lagi kedua kalinya.

Dan pertolongan kelima dan yang terpenting ialah….. sehari sebelum tanggal keberangkatan yang sudah diundur, gue akhirnya menerima email dari kedutaan yang memberi kabar bahwa gue mendapatkan visa! GRANTED. Visa gue multiple entry pula selama 3 tahun kedepan!

Praise God!

Lega banget begitu visa sudah ada. Visa Australia tuh berbeda sama visa negara lain. Nggak ada kertas fisik yang di tempel di passport, semua udah ada di sistem komputer. Jadi ya setelah itu bisa bebas keluar masuk Australia.

And Oh, ada SATU LAGI, pertolongan ke-6 yang harus diceritain. Jadi begitu gue landed in Sydney dan check in hotel, gue nonton berita di TV dan ternyata mereka lagi heboh bahas tentang malam taun baru di Sydney. Ternyata banyak acara di tempat penting di Sydney berantakan pas malam tahun baru karena ada hujan badai di malam tahun baru itu. Transportasi kereta publik pun tidak beroperasi dengan normal, menyebabkan turis-turis dan penduduk lokal yang mau ngerayain tahun baru harus terjebak di stasiun kereta berjam-jam, ada yang sampai subuh. Beberapa spot penting pun membatalkan pesta kembang api akibat badai. Ini salah satu link beritanya (klik disini). Omg that could be us! Bisa aja itu gue dan suami yang ngalamin situasi gak enak saat malam tahun baru di Sydney. Ternyata visa Australia tidak keluar dan batal berangkat memang ada hikmahnya.

Hati rasanya penuh ucapan syukur karena ngerasa bahwa insiden visa gue terlambat keluar ialah salah satu cara Tuhan melindungi kita, merubah suatu hal buruk jadi baik. He even blessed me with a job supaya gue gak sedih karena batal tahun baruan di Sydney. Baek banget ya Tuhannnn. Lop YOU full deh pokoknya! Gue pun akhirnya menikmati banget liburan di Sydney (baca tulisan tentang SYDNEY klik disini)

visa Australia tidak keluar

 

visa australia tidak keluar

Video in Sydney:

Nah pertanyaannya, untuk kalian yang mau liburan ke Australia, apakah tetap recommended untuk apply visa turis lewat online? Jawabannya, Yes recommended banget dan sangat mudah seperti deskripsi gue di awal cerita. Siapkan aja Foto 3,5 x 4,5 latar putih, passport yang masih berlaku, Akta Lahir dan KK, rekening tabungan 3 bulan terakhir atau slip gaji, itinerary yang jelas, dan dokumen pendukung lain yang kalian punya seperti buku nikah, tiket pesawat, dll. Kalo semua aman, ya pasti aman juga aplikasi visanya.

Kejadian visa Australia tidak keluar yang gue alami tuh ya nggak bisa jadi tolak ukur untuk banyak orang. AND I Praise God for turning my bad experience into something good for me. 

Jangan lupa tinggalin komentar kalian dibawah ya guys, dan buat yang belom follow, silahkan di follow blog gue ini via email ya….

follow me with your email!

ketik alamat email disini

Never confuse a single defeat with a final defeat.
F. Scott Fitzgerald

olivelatuputty.com/blog @shiningliv

Tags:  , ,

17 comments to Cerita saat VISA Australia TIDAK KELUAR di Hari Keberangkatan

  • Sintia Astarina  says:

    Aku ikutan deg-degan pas tahu visanya nggak keluar mbaaa huhuhu :(( tapiii ternyata ada banyak hikmah dan pertolongan dari Tuhan, yaa. Seneng banget baca tulisan ini. Gak cuma ceritain pengalaman aja, tapi beneran kasih pesan dalem. Thanks for writing this! 😀

    • Olive  says:

      Thank u for your comment Sintia… iya God is always good, even in the times when things go bad in our eyes. I am reading your blog at the moment btw. Really cool!

  • ainunisnaeni  says:

    bisa dibilang penuh drama dan pasti stress, ternyata tuhan punya rencana lain yang mungkin jauh lebih indah.. thx infonya, next cobain apply online mungkin ya

    • Olive  says:

      Mba Ainun thanks for reading ya…iya banget, rencana Tuhan memang selalu lebih indah dari rencana kita ya.. and YES, you should apply online next time!

  • Anonymous  says:

    kalau itu aku pasti udah stres abis karena nggk bisa dalam tekanan stres begitu apalagi tiket sudah beli

    • Olive  says:

      hi, thank u for reading. Iya waktu itu emang udah stress banget juga. But thank God all things went well eventually. Puji Tuhan!

  • josua tahelele  says:

    berguna banget ceritanya kak olive

    • Olive  says:

      hi Joshua makasi banget udah baca and komentar ya… glad to know that u found the story helpful:)

  • Tae Bae  says:

    Come to korea !!

    • Olive  says:

      YESS!! i love Korea. will write more about my last visit and will visit AGAIN n AGAIN in the future for sure!

  • INE  says:

    Next time ke Syd lagi kabari ya livi aku udah moved disini

    • Olive  says:

      Ine… how are u?? yes banget dong next time kita janjian ngopi ya disana… aku udah denger kamu pindah sana but so happy to hear from you langsung:) see u!

  • Lita  says:

    Seru kak thank you sudah berbagi cerita

    • Olive  says:

      sama-sama Lita, thanks udah baca ya… senang bisa berbagi:)

  • Anonymous  says:

    WOOOOOWWWW Kakaaaaakkk.. sangat memberkati skali crita pengalaman2 nyaaaa..

    • Olive  says:

      thank u so much for reading.. and glad to know the story blesses you!:)

Post Your Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.