Belanja ‘Swiss Knife’ di Interlaken, Swiss

Hari ini jadwal di Swiss ialah jalan-jalan ke Interlaken. Yippi! Gue udah lama denger tentang tempat ini, sekarang baru kesampain mampir. Kita nggak mau nyasar, jadi harus pakai GPS dari ibukota Swiss, Bern. Ternyata walaupun sudah pakai GPS tetep aja keputer-puter karena ada perbaikan jalan di beberapa tempat, jadi rute-nya beda. Tapi enaknya nyasar di Swiss ialah nemuin tempat-tempat yang super keren. Jadi walau nyasar dan muter-muter tetep aja hepi.

Begitu sampai ke Interlaken, hal pertama yang langsung bisa gue lihat ialah kegiatan outdoornya yang memang terkenal disini. Ada beberapa orang gue lihat lagi terjun payung, paragliding, dan menunggang kuda. Mantap. Kepengen sih, tapi waktunya lagi nggak pas buat aktivitas model begitu. Hari ini pengennya cuma liat-liat kota aja plus nyari tempat yang enak buat MAKAN. 😀

on the way to Interlaken

what i found otw to Interlaken

outdoor activity in Interlaken

Interlaken sendiri adalah kota kecil yang dikelilingi pegunungan salju dan danau. Kalau punya waktu seharian, sambil naik sepeda atau jalan kaki bisa kelilingin satu kota. Tempatnya cantiiikkkk banget. Ada taman besar di pusat kota yang sempurna untuk duduk manis sambil baca buku dan menikmati suasana. Sesekali bisa liat kanan kiri mengagumi indahnya alam. Kalau buat ngeceng agak susah sih karena rata-rata penduduknya udah pada tua, yang jalan-jalan sama anjingnya. Jadi cukup alam aja yang bisa dinikmati disini. HA! Setau gue, nggak banyak orang yang familiar sama Interlaken. Tapi kalau sudah sampai di Swiss, ini merupakan tempat liburan yang cukup banyak di rekomendasi. Kota ini biasanya dijadikan tujuan orang-orang yang bulan madu, karena kotanya romantis abis.

Sehabis muter-muter kota, gue menemukan satu restoran yang menjual dua jenis makanan khas Swiss (dengan harga terjangkau) yang memang udah dicari-cari selama beberapa hari di Swiss. Kenapa penting gue tulis “harga terjangkau”, karena harga makanan restaurant di Swiss tuh MAHAL banget!! Jadi kalau nemu yang terjangkau rasanya langsung pengen borong plus sujud syukur. Hahaha! Uniknya lagi, restaurant di pojok jalan ini memajang menu didepan dalam beberapa bahasa termasuk Bahasa Indonesia! Jodoh abis. Harus mampir.

Begitu masuk dan ngobrol ama pelayannya, ternyata ketahuan kalau tulisan dalam Bahasa Indonesia didepan bukan karena banyaknya turis Indonesia disini tapi karena beberapa pekerja di dapur restaurant ini adalah orang Indonesia. Ooo pantesan. Mereka bilang turis Asia yang dateng ke Interlaken rata-rata ialah orang Jepang dan Cina. Turis Indonesia agak jarang. Hm baiklah.

Setelah memesan dan menunggu, dua jenis makanan yang dirindukan akhirnya hadir juga: “Cheese Fondue” alias Kasefondue, dan “Raclette”. Cheese Fondue hadir dalam bentuk panci berisi keju meleleh yang sudah dicampur wine, dan roti untuk dicelupkan didalamnya. Raclette sendiri datang dalam bentuk sayuran dan kentang dengan keju cair panggang diatasnya. YUM! Untuk minuman, coklat Swiss panas yang gue pesen. Sempurna! Cheese Fonduenya enak se-enak-enaknya. Kirain sepanci nggak mungkin abis, tapi kenyataannya abis total. Sehabis bayar, kita mampir ke restaurant sebelahnya untuk makanan penutup dan kopi.

Sehabis makan, wajib mampir toko souvenir. Interlaken terkenal sebagai salah satu tempat terbaik di Swiss untuk belanja “Pisau Swiss” atau Swiss Army Knives untuk oleh-oleh. Gue beli untuk bokap, untuk beberapa teman dan untuk diri sendiri juga karena lagi discount. Harganya memang jauh lebih miring ketimbang di Bern atau di Zurich. Disini pisaunya juga bisa langsung di ukir nama atau inisial. Yang jual di toko namanya Tante Manuputty, turunan Ambon Belanda. Dia ngenalin dirinya duluan ke kita karena ngeliat nama ukiran yang gue buat untuk papa –> “Latuputty” (nama bokap). Karena nama kita mirip dan sama-sama turunan Ambon, gue dapat diskon tambahan. Lumayan 😀

discount!

BTW, they shot a James Bond movie “On Her Majesty’s Secret Service” here in Interlaken.. NICE

Sebelum balik, sekali lagi muterin Interlaken. Ini tempat memang sangat indah. Harus sempetin mampir kalau lagi ke Swiss!

please leave your comments and kindly follow my blog, guys! thank you:)

follow NOW!

write down your email and I will give you free updates about Swiss and many more

 

 

I’m just beginning to understand the beauty around me -olivelatuputty.com @shiningliv

Tags:  , ,

4 comments to Belanja ‘Swiss Knife’ di Interlaken, Swiss

  • Lenny  says:

    Tengkiuuu Olive.
    Kutunggu tulisan2 berikutnya.

    • Olive  says:

      anytime! will send you subscribe form ya…pls do confirm. Thank u!

  • Lenny  says:

    Halooo Olive. Salam kenal.
    Senang sekali baca tulisan Olive.
    Tolong tanya apa nama restoran dan toko suvenir di interlaken yg ada di tulisan Olive.
    Makasih.

    • Olive  says:

      thank u so much for reading:) nama restonya kebetulan aku foto waktu itu –> namanya BEBBIS RESTAURANT, letaknya di pojokan jalan gitu, kalau toko souvenirnya jujur nggak inget namanya.. tapi Interlaken kecil, jadi kayaknya toko souvenir nggak banyak2 banget. Have fun traveling!

Post Your Comment