Main ke Lokasi Syuting Do Bong Soon, Perempuan yang Menginspirasi di Drama Korea

Beberapa waktu lalu sebelum ada pandemik, gue dapat kesempatan jalan-jalan ke Seoul Korea, dan sempetin mampir ke salah satu lokasi pembuatan Drama Korea berjudul “Strong Woman Do Bong-Soon”, bernama Ihwa-Dong Village Museum.

Tempat ini di set sebagai rumah tinggal Do Bong Soon, plus merupakan tempat Ah Min Hyuk menyatakan cintanya ke Do Bong-Soon! PENTING NIH LOKASI! Walau cat exterior rumahnya sudah berbeda dari yang terlihat di drama waktu gue datang, tapi “rasa”nya masih ada, terutama buat gue, si pecinta Drakor dan pecinta Do Bong-Soon.

Eits bentar, sebelum gue lanjut, mo nanya dulu nih pemirsah. Ada yang belum nonton Drama Korea ‘Do Bong Soon’ disini? Well I see you, and I dare to tell you that you’re missing out, A LOT. Ini drama keren banget loh.

Ada beberapa hal utama kenapa gue suka nonton Drama Korea in the first place. Orang selalu nanya kok gue bisa menikmati Drakor. Masih banyak teman yang bahkan gak sudi nonton Drakor loh! Wew! Mau tau nggak alasan gue apa bisa suka Drakor?

Well, Pertama, cerita-cerita di Drakor tuh banyak yang sangat original dan nggak kepikiran sebelumnya. Para penulisnya jago banget bikin kisah-kisah seru tak terbantahkan.

Dua, pengambilan gambarnya tuh kece-kece banget, kek lagi nonton video clip. Visualnya juga oke. Orangnya juga bening-bening enak diliat. Banyak yang mukanya hampir tembus pandang saking mulusnya. Bikin kita jadi lebih rajin maskeran. Hahaha… 

Tiga, sebagai seorang musisi, gue impressed banget sama lagu-lagu OST Drakor yang ada. Buset bagus-bagus banget loh! Beberapa bulan lalu gue sampe niat beli CD Original salah satu Drakor yang dikirim langsung dari Korea ke rumah. Harganya cukup mahal tapi keren banget kemasannya dan gue puas sebagai pembeli.

Empat, ini YANG TERPENTING buat gue. Drama Korea tuh “aman”. Maksudnya aman ialah bebas dari adegan seks dan umpatan kasar yang terumbar bebas seperti tontonan Hollywood. Orang beda selera sih.. tapi kalo gue sih jujur udah agak muak liat tontonan penuh kata-kata kotor dan adegan seksual vulgar. Mending nonton Drama Korea, dimana kata makiannya kita nggak ngerti, dan adegan romantis masih banyak yang tergambarkan dengan bergandengan tangan atau ciuman 3 detik tapi sangat menggugah hati penonton. 

Dari ratusan judul Drama Korea yang sudah di rilis di 10 tahun terakhir, gue sudah nonton sekitar 50 judul. Dari 50 judul, gue punya top 10 yang paling gue suka. Yang masuk kategori top 10 biasanya bukan seberapa keren ceritanya, bagus ratingnya, atau seberapa ganteng aktor utamanya.

Hal yang paling penting buat gue ialah drama mana yang paling buat hati bahagia, yang bisa bikin gue senyum-senyum sendiri atau ketawa walau ditonton berkali-kali, dan yang chemistry antar pemainnya enak dilihat. Jika di-analogi-kan ke makanan, gue lebih memilih “comfort food” ketimbang makanan super enak atau makanan mahal. Jadi sering tuh gue nonton drama yang sama berkali-kali.

Toh pada intinya Drama Korea adalah hiburan buat gue. Kadang kalau tontonannya terlalu ekstrem, menguras energi, atau bikin stress berlebih akibat air mata yang terlalu banyak terurai atau cerita yang terlampau kompleks dan ribet, bukan lagi pas terdefinisi sebagai sebuah hiburan buat gue. 

Itulah sebabnya Do Bong Soon masuk dalam daftar top 10 Drakor favorit. Drama ini juga kesukaan dari suami gue juga! YES, suami gue juga suka nonton Drakor hehehe. Awalnya ya karena kompromi. Namanya juga suami istri. Masak gue rela nemenin dia nonton bola sampe larut malam sementara dia nggak mau tau sama sekali tentang hobi gue nonton Drakor. Jadi ya dia menurunkan ego-nya untuk duduk manis lalu nonton Drakor bareng gue. Do Bong Soon jadi salah satu drama yang kita berdua suka binge watch bareng di aplikasi kesayangan sejuta umat, yaitu Aplikasi Viu.

Gue tau Viu dari seorang teman baik penggila Drama Korea juga. Jujur awalnya gue nonton di Viu mau yang gratisan aja…jangan ditimpuk yaa..  Tapi akhirnya gue memutuskan mau kok untuk berlangganan Premium. Bisa dibilang kalo gue ini memang anak baru di dunia Viu. Ternyata bener sih, banyak banget keuntungannya buat gue.

Pertama, harga berlangganan premium sangatlah terjangkau. Bulan Maret 2021 ini contohnya. Untuk satu bulan pertama Viu Premium kita cukup bayar Rp.17 ribu / 30 hari! WHATTT ??? Murah banget! Gokil ya. Dengan akses premium, gue bisa nonton Viu bebas iklan.

Kedua, koleksi Drama Korea-nya super lengkap. Dari yang paling baru nih, kayak “Penthouse 2”, “Mouse” yang masih on going atau “Mr. Queen” yang beberapa waktu lalu kelar, sampai tontonan lama dan klasik seperti kecintaan gue si Do Bong Soon yang rilis tahun 2017-pun ada. Drama-drama dengan rating tinggi juga bisa temuin di Viu. Library of content-nya memang juara sih. 

Ketiga, Bisa tonton offline. Buat gue yang sering pergi traveling, ini adalah fitur yang sangat penting. Ketika drama-nya bisa gue unduh, gue bisa menikmati tontonan di Viu dimanapun, termasuk ketika lagi duduk di pesawat.

Keempat, Viu adalah aplikasi yang legal. Biaya yang kita bayarin tuh bakal masuk ke kantong yang berwenang Guys. Mereka juga melindungi hak cipta Drakor yang tayang. This is very important.

Kelima, jadwal tayang Viu terhitung cepat, hanya berbeda kurang lebih 24 jam setelah tayang di Korea. Selain itu kualitas gambarnya jernih dan ada subtitle Bahasa Indonesia.

Sukak aku tuhh! Kurang lengkap apa coba yakaann? Yuk ikutan nonton Drama Korea dengan aplikasi Viu! Kalian bisa langsung download aplikasi Viu, mulai berlangganan premium kayak gue, dan selamat menonton! 

lokasi syuting do bong soon

lokasi syuting do bong soon

Oh ya, selain nonton di HP, gue bisa nyambungin aplikasinya ke televisi di rumah juga.

Sore-sore pas akhir pekan, duduk bareng ama suami nonton Drama Korea di aplikasi Viu yang sudah tersambung sama layar TV, sambil nyemil kripik singkong. Sedap.

lokasi syuting do bong soon
Aplikasi Viu tersambung ke TV di rumah

 

OK, kita lanjut cerita ya Guys. Di bulan Maret ini kan ada peringatan Hari Perempuan Internasional. Hal ini membuat gue terpicu untuk nulis sedikit tentang hal-hal yang gue pelajari dari Do Bong-Soon, karena dia adalah tokoh perempuan yang menginspirasi di Drama Korea buat gue.

“Strong Woman Do Bong Soon” sendiri ialah drama yang dibintangi oleh Park Bo-Young dan Park Hyung Sik. Konsep dasarnya sederhana tapi menarik. Tentang seorang perempuan ‘biasa’ tapi ‘nggak biasa’. Do Bong Soon mewarisi kekuatan super dari Ibunya. Kuat dalam arti sebenarnya ya. Dia bisa ngelempar orang ke angkasa dan lempar barang sampe nembus tembok. Dalam satu kesempatan, secara tidak sengaja dia mempertontonkan kekuatannya di depan seorang CEO cowok bernama Ah Min Hyuk, yang kemudian menyewanya jadi bodyguard pribadi di perusahaannya. Dari situlah rangkaian cerita dimulai.

Drama ini sangat menarik menurut gue karena bisa dibilang sebuah drama yang multi genre.

Genre pertama ialah komedi romantis, genre favoritku. Kisah percintaan antara Do Bong Soon dengan Min Hyuk yang diwarnai dengan kehadiran seorang polisi yang merupakan cinta pertama Do Bong Soon dari sekolah bernama In Gook Doo (diperankan Ji Soo) menurut gue sangat menggemaskan. Bagian komedinya berlimpah juga di drama ini.

lokasi syuting do bong soon

Lalu ada genre kedua yaitu Thriller karena jalan ceritanya yang seputar misteri penculikan gadis-gadis di area tempat tinggal Do Bong Soon. Bagian ini menegangkan tapi seru untuk diikuti.

Genre ketiga ialah fantasi, karena ya jelaslah bahwa bakat yang dimiliki Do Bong Soon ialah sesuatu yang hanya ada di dunia fantasi.

Genre terakhir ialah laga, karena cukup banyak adegan adu fisik di drama ini, walau kebanyakan cukup kocak untuk dilihat, bukan menakutkan. 

Dari hasil nonton Do Bong Soon berkali-kali, ada beberapa pelajaran kehidupan yang gue bisa petik:

1. “Inner Human” kita jauh lebih penting

Park Bo Young, aktris yang memerankan Do Bong Soon tuh mungil, gemes, imut, kayak anak kecil dan seolah tak punya banyak tenaga. Orang mungkin langsung akan meremehkan dia jika hanya berdasarkan tampilannya. Tapi dibalik semua bentuk luar itu, didalamnya ada seorang perempuan yang sangat kuat dan sanggup menghadapi semua serangan dari luar.

Gue inspired banget nih. Gue belajar bahwa kekuatan seorang manusia terutama perempuan yang sesungguhnya memang terletak di dalam. Kekuatan jiwa dan mental dalam hidup ini sangat dibutuhkan untuk bisa menangkis apapun serangan kehidupan yang datang. Jika kita tidak kuat didalam, kita akan rentan hancur oleh banyaknya ujian kehidupan. Kejutkan dunia dengan membuktikan betapa kuat nya “inner woman” kita.

Ketika masalah datang, disitulah momen dimana kita bisa menguji dan merayakan kekuatan diri kita yang sebenarnya.

Dari dalam, keluar.

 

2. Pilihan harian untuk menjadi baik

Do Bong Soon sadar betul tentang kelebihannya. Tapi untuk bakat warisannya tetap terjaga, dia harus menggunakannya hanya untuk kebaikan. Kalau dia punya niat buruk ketika bertindak, resikonya ialah kehilangan kekuatan yang dia punya. Ibu dari Do Bong Soon sendiri kehilangan kemampuan yang sama di hidupnya karena pernah khilaf menggunakannya untuk keuntungan dan kepuasan pribadi.

lokasi syuting do bong soon

Nah, menjadi orang baik dan hidup baik sepertinya merupakan kemauan hampir semua orang nggak sih? Tapi nggak semua orang bisa melakukannya loh. Ketika dikasih kelebihan, banyak orang yang menyalahgunakannya.

Gue belajar bahwa melakukan yang baik ialah keputusan harian yang bisa kita ambil, dimulai dari hal-hal sederhana yang dipercayakan di kehidupan kita. 

Contohnya, setiap perempuan dikasih Tuhan kelebihan berupa mulut yang penuh kata-kata. Tau nggak sih bahwa perempuan pada umumnya punya “power” untuk bicara minimal 20 ribu kata perhari, dibanding dengan laki-laki yang hanya 7000 kata? Nah, sudah kita lakukan apa dengan ‘kelebihan kata-kata’ di mulut kita tersebut? Apakah kita mengatakan hal-hal yang baik tentang diri kita sendiri, pasangan, keluarga, dan orang lain? Atau kita pakai untuk menggosip, memaki, mengeluh dan ngomel seharian? Penting nih untuk gue pikirin.

 

3. Tidak gampang menyerah

Do Bong Soon diceritakan sebagai seorang perempuan yang cukup sulit untuk mendapatkan pekerjaan setelah lulus kuliah. Dia sering gagal. Tapi itu tidak menghentikan dia untuk bermimpi menjadi seorang pencipta karakter video game. Siapa sangka mimpinya itu bisa terjadi ketika dia akhirnya bisa bekerja untuk Min Hyuk di perusahaan video game Ainsof miliknya.

Pertanyaannya, bagaimana dengan kita? Apakah keadaan membuat kita dengan mudahnya menyerah, mengabaikan bakat, dan melepas mimpi-mimpi kita?

Kadang rutinitas harian membuat beberapa kerinduan yang dulu pernah membara didalam hati perlahan pergi. “Nggak mungkin lagi bisa terjadi!…. KATA SIAPA? Jangan gampang membuang semua potensi dan mimpi yang kita miliki. Mari terus berani bermimpi dan tetap berjuang mewujudkannya. Pasti akan ada jalan yang terbuka jika kita terus berusaha.

lokasi syuting do bong soon

 

4. Sayangi siapa yang kita punya

Do Bong Soon diceritakan sebagai sosok yang sangat sayang sama keluarganya, walau sang Ibu jelas-jelas pilih kasih dan selalu membandingkan dia dengan saudara kembar cowok-nya yang berprofesi sebagai seorang dokter.

Gue berpikir bahwa bisa mengasihi keluarga yang Tuhan beri sebenarnya adalah sebuah hadiah terbesar. Masih syukur loh ada keluarga yang bisa dijadikan objek kasih sayang. Tapi kadang kita terjebak dalam konflik yang terjadi di keluarga kita lalu fokus kesitu sehingga tidak sanggup mengampuni ketika mereka berbuat salah. Kita menyimpan kekesalan, sakit hati, dendam, yang bahkan bisa disimpan bertahun-tahun lamanya.

Kita lupa bahwa kita tidak hidup selamanya. Ada batas waktu dalam hidup ini. Pasti ada alasan dibalik mengapa keluarga kita seperti itu. So, selagi masih ada kesempatan let’s learn to understand them, accept them, appreciate them, forgive them, and love them even with their flaws and imperfections. Jangan ada penyesalan di akhir nanti.

This is Do Bong-Soon family // Semua screen shots drama di tulisan ini diambil dari aplikasi Viu

 

5. Menyadari satu hal yang terpenting

Di salah satu bagian penting drama, Do Bong Soon terlihat kehilangan kekuatannya dan hampir terbunuh bersama dengan Min Hyuk di atas gedung. Di tengah titik terlemahnya, dia kemudian menangis dan berdoa meminta kesempatan untuk bisa sekali saja lagi mendapat kekuatan untuk bisa menyelamatkan Min Hyuk.

Ini sangat penting buat gue. Di momen kehidupan apapun, apalagi di saat terpuruk, senjata terbaik yang bisa kita lakukan ialah berdoa. Perempuan adalah tiang doa yang luar biasa. Perempuan bisa berdoa berlama-lama, dibanding dengan para pria yang lebih cepat bosan. Berseru, memohon sama Tuhan adalah jalan keluar yang paling paripurna dalam menghadapi apapun badai kehidupan. A prayer is the ultimate weapon for everything in life. Dan seperti doa Do Bong Soon yang terkabulkan, begitu pula dengan doa kita, pasti bisa dikabulkan juga oleh Tuhan. Always have hope !

 

6. Cinta pasti akan datang bersama orang yang tepat

Do Bong Soon awalnya diceritakan cinta banget sama In Gook Doo, tapi Gook Doo memilih orang lain. Dia sering galau karena cintanya tak terbalas. Tapi akhirnya hidup mempertemukan Do Bong Soon dengan orang yang tepat yaitu Min Hyuk. Seorang cowok yang baik, sayang banget sama dia, mengeluarkan sisi terbaik dari dia, memberi ruang untuk dia berkreasi, menerima apa adanya, support semua yang dikerjakan, mencukupi semua kebutuhannya, ikut sayang sama keluarganya, dan serius banget sama Do Bong Soon sampe akhirnya dinikahin!

NAHHHH Ladies, believe me, if you wait patiently, believe, and pray hard enough, the right one will come along. Belajar sabar, nggak maksain harus banget jodohnya sama orang yang “kita mau”. Belajar untuk nggak nurunin standar kita, dan tau betapa berharga dan uniknya kita. Orang yang terbaiklah yang harusnya memenangkan hati kita!

lokasi syuting do bong soon

 

7. Menemukan tujuan hidup

Di bagian akhir cerita, Do Bong Soon sudah tau persis tujuan hidup dia yang sebenarnya dan mendedikasikan hidupnya serving her purpose of life. Dia keluar ke dunia dengan percaya diri dan melakukan bagiannya. Dia bertindak, turun ke jalanan membasmi kejatahan dan menolong orang yang membutuhkan.

Bagaimana dengan kita? What is your purpose of life ? Sudah belom kita tau untuk apa kita ada di dunia ini? Sudahkah kita menemukan tujuan hidup kita? Sudahkan kita melakukan yang terbaik dalam hidup yang dianugrahkan untuk kita? Sudahkah kita berguna bagi orang lain? Sudahkah kita alihkan fokus ke mereka yang membutuhkan bantuan kita, ketimbang hanya fokus ke diri sendiri?

Ini pertanyaan-pertanyaan yang gue dapetin waktu nonton, untuk dijawab.

lokasi syuting do bong soon

Masih banyak lagi poin-poin lainnya yang gue pelajari dari nonton Do Bong Soon. Tapi udahan deh ya, nanti jadi kebanyakan kalo di lanjutin. Kalau kalian belum nonton, silahkan loh bisa langsung di nikmatin di Viu sekarang juga. Kalau kalian sudah nonton, siapa tau mau ngulang lagi kayak gue. Hehehe

Gue tutup tulisan gue hari ini dengan majang foto gue di rumah Do Bong Soon waktu di Korea kemaren ya. Pas ada beberapa pohon anggur yang lagi berbuah di bagian depan rumahnya pas gue dateng. Cakep deh.

Seneng banget bisa numpang foto di depan rumahnya Do Bong-Soon, seorang tokoh perempuan inspiratif buat gue di per-Drama Korea-an.

lokasi syuting do bong soon
Gue, main ke rumah lokasi syuting Do Bong Soon

 

 

lokasi syuting do bong soon

Oh ya, daerah Ihwa-Dong si lokasi syuting Do Bong Soon ini, ngetop banget di Korea sebagai salah satu tempat syuting paling laku di Seoul. Banyak banget Drama Korea yang syutingnya disini. Lain kali akan gue tulis lebih lengkap ya tentang tempat ini. Jangan lupa follow blog travel gue ini di email kalian.

Bahkan nih, persis sehabis gue foto-foto, gue ketemu sama rombongan kru yang lagi syuting Drama Korea juga di dekat situ juga. Gue sempet duduk-duduk nontonin mereka syuting selama 1 jam lebih. Seru juga! Tapi masalahnya, sampai sekarang gue nggak tau mereka waktu itu lagi syuting drama judulnya apa. Kenapa gue nggak nanya ya? Siapa tau gue nemu drama-nya di Viu !

Okay, thanks udah baca ya Temans.. Ditunggu komentar kalian di bawah ya:) 

“I want to use this strength for a good cause.” – Do Bong Soon

olivelatuputty.com/blog @shiningliv

(4) Comments

  1. Winda. A says:

    paling ketawa tuh pas bagian bong son mukulin preman itu lo mbak, geli ya selalu ketawa kalau ingat. terlalu banyak perempuan yang aku suka di drakor mbak maklum sudah nonton drakor dari jaman winter sonata tuir mbak hihihi

    1. mba Winda.. emang dia selalu lucu pas mukulin preman ya.. hahahahaha wah mba aku juga ngikutin drakor sejak dulu kala…. TOS kita!!!

  2. Alia says:

    keren banget reviewnya kak aku juga suka drakor. favoritku oppa park seo joon di secretary kim dan itaewon class. Daebak!

    1. halo Alia thank u udah baca ya… park seo joon emang kesayangan banyak orang ya:) gue suka juga actingnya!

Post Your Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!

FOLLOW OLIVE'S TRAVEL BLOG  

free travel stories & ideas, directly to your email

 

Success! Please click "CONFIRM FOLLOW" in your email

There was an error while trying to send your request. Please try again.

You have subscribed. An email will be sent for you to CONFIRM. Thank You