PERJALANAN ke Lokasi Rahasia di Bucket List

Suamiku di tahun ini kembali ngasih kado berupa traveling, sebuah perjalanan misterius ke lokasi rahasia! 

“Kita kemana Babe? Where are u taking me?” Tanya gue penasaran. 

“Pokoknya salah satu tempat di Bucket List kamu deh!” Jawabnya.

Jawaban tersebut sama sekali nggak memuaskan karena ada lebih dari 100 tempat yang ada di bucket list gue. Yang mana?? Suami sampai di hari keberangkatan sama sekali nggak ngasih bocoran kita mau kemana dan gue sama sekali nggak berhasil menebak hendak kemana kita pergi. Ini ya? Itu ya? Anu ya? Salah semua.

Awalnya gue pikir kita akan ke Ternate di Maluku Tenggara. Udah yakin banget. Tapi kemudian suami suruh bawa passport. Nah, berarti bakal ke luar negri dong kita. Gue terus berpikir kita pasti ke negara di Asia Tenggara yang bebas visa. Tapi gue juga punya visa Australia yang masih berlaku dan cukup banyak juga negara non ASEAN yang memberikan visa on arrival bagi pemilik Passport Indonesia. Adohhh kita mau kemana sih?

Sehari sebelumnya, ketika packing, suami bilang “Bawa baju renang karena mungkin ada pantai, and bawa jaket dan sepatu hiking juga ya”. Petunjuk yang nggak ada gunanya juga. Yang ada malah bikin koper jadi berat karena gue bawa banyak barang. Ya udahlah, nggak boleh ngomel… musti bersyukur malah punya suami yang segini kreatifnya. 

To be honest, I am so so so excited. Kemanapun kita, yang penting kita pergi berdua. Selalu super seru kalo pergi berdua dia soalnya. Ada aja cerita serunya. Kemanapun kita, ini adalah kado favorit gue yaitu TRAVELING. Kemanapun kita, aku nggak peduli karena semua rasa penasaran ini sangat mendebarkan dan menggemaskan. Hehehehe

Setiap kali ada yang nanya gue mau travel kemana – ketika ijin kerja misalnya, jawaban gue : “Aku nggak tau….. “ lalu mereka bingung. HA!

Ini adalah ketiga kalinya gue dapat hadiah perjalanan misterius dari sang suami. Yang pertama di ulang tahun gue 4 tahun lalu. Waktu itu SAMA SEKALI NGGAK SANTAI guenya. Panik karena belum bikin jadwal perjalanan alias itenerary !! Musti ngapain kita disini???? (Baca ceritanya KLIK DISINI yaa…) Perjalanan kedua, bulan Mei tahun lalu. Nggak lagi ulang tahun dan nggak ada event apapun,  tiba-tiba disuruh ke airport bawa passport, dengan tujuan sebuah pantai – (waktu itu dikasi tau mau ke pantai tapi nggak tau dimana). 

Dan ini yang ketiga. Tetap sama deg2an dan excited-nya, bedanya cuma sudah lebih cuek aja. Salah kostum? No Problemo. Packing yang nggak kepake? Gapapah. Ga bawa yang mustinya dibawa? Rapopo, resiko itu namanya. Belum bikin itenerary ? No worries, ada mbah gugel. Hehehe

Oke lanjut cerita ya.

Gue pun janjian ketemu sama suami di bandara. Dia duluan sampe dari kantor, dan gue habis ada kerjaan jadi pulang dulu dll tapi berhasil sampe tepat waktu. 

Okeh kita sudah di bandara terminal 3. Kemana kita? Begitu check in, tujuannya : Singapore. Loh kok kita ke Singapore? Kan udah pernah ke situ. Ternyata kita hanya transit di bandara Singapore beberapa jam saja. Boarding Pass ke tujuan berikutnya masih di pegang sang suami. Gue nggak boleh liat! Weleh.

Dari Singapore mah bisa terbang kemana aja. Still no clue.

Sesampainya kita di Singapore, kita menunggu, lalu kemudian siap boarding lagi ke destinasi berikut. Suami pegang boarding pass kita dan begitu sampai di depan gate, baru deh dia kasih si Boarding Pass. Tertulis di layar gate: HO CHI MINH.

We are going to Ho Chi Minh City alias kota SAIGON di VIETNAM.

Hore Vietnam!! Eh wait… kita udah pernah ke Saigon berdua beberapa tahun lalu. Setau gue ini tempat udah lama di coret dari bucket list karena udah kesampaian. Trus kok kesini lagi?

“Ini perjalanan seri dua Babe” kata suami. “Bukan Saigon tujuan utamanya” sambung dia lagi. Otak gue berpikir keras, lokasi mana yang harus ditempuh dari Saigon? Could be a lot of places and some of them ARE on my bucket list. 

kami berdua di pesawat – perjalanan ke lokasi rahasia

 

safely landed in Saigon/Ho Chi Minh – perjalanan ke lokasi rahasia

 

Setelah mendarat di Saigon, melewati imigrasi, kita keluar lalu suami mengambil uang di ATM. Ini sebuah pentunjuk bahwa bahwa kita akan lama di Vietnam. Berarti lokasinya di negara ini! Suami mengajak kita duduk di Gate 15 terminal kedatangan dan menunggu disana.

Clue semakin jelas, kita pasti akan melakukan perjalanan lokal dari sini.

Menunggu 1,5 jam, suami mondar mandir lalu menghampiri gue dengan tatapan panik. Ini bukan akting. Dia terlihat panik beneran.

“Babe, kita di tinggal sama mobil travel-nya!” Kata dia dengan muka kesal.

“Mustinya kita dijemput sekarang, tapi mereka baru telpon katanya mereka nggak bisa nemuin kita, jadi kita di tinggal! Sebel aku. Kita sekarang harus cari cara kesana sendiri. Aku padahal udah pre order dan bayar online untuk kita kesana”.

Gue berusaha untuk jadi pihak yang tenang dan meringankan keruwetan muka suami.

“Okay calm down. Sini aku bantu cari cara kesana. First of all, by now can u tell me kita mau kemana sebenernya?”

Dia jawab dengan muka pasrah: “kita mau ke MUI NE, Babe”

Ahhhh MUI NE !!!

Dari sekian banyak lokasi tebakanku di dalam hati ketika tau kita akan terbang ke Saigon, MUI NE salah satu yang sempat muncul di kepala!

MUI NE, sebuah kota wisata kecil di Vietnam Selatan memang ada di bucket list gue, nyempil disana sejak kurang lebih 7 tahun lalu! Buset udah lama juga ya😅. Kita sudah beberapa kali ke Vietnam tapi ya belum pernah ke Mui Ne. 

Sebuah foto pariwisata melukiskan adanya padang gurun pasir terletak persis di samping perairan yang cantik banget membuat gue menulis MUI NE di list waktu itu. Gue shared ke suami. “Babe liat deh ini tempat keren banget. Kita kesini yuk kalau kita ke Vietnam lagi. Udah aku masukin bucket list aku nih”, kira-kira begitu bunyi pembicaraannya. DAN DIA INGET LOH! HEBAT!  

this is the photo that makes me put Mui Ne on my bucket list – taken from google

 

And NOW I am more than excited to finally be in Mui Ne and get to spend my birthday there! Wooohhhhooooo

The problem is, kita sekarang dalam kondisi sudah ditinggal pergi oleh travel yang dipesan suami, entah sengaja atau tidak. Sedari tadi menunggu soalnya memang nggak ada tuh mobil travel yang mencari kita.

Repotnya di negara asing yang minim berbahasa Inggris ya begini ini. Nelpon balik ke operator travelnya pun obrolannya nggak terlalu jelas. 

“You are NOT in Gate 15. We leave you”.

Udah begitu aja penjelasannya dengan Bahasa Inggris terbata-bata dan nada tinggi pula. Padahal kita di Gate 15 selama 1,5 jam dan kita hadir lebih awal dari jadwal penjemputan.

Ya udahlah. 

Gue langsung googling cari cara kesana. Mobil Travel seperti yang kita book memang harus pre-order sehari sebelum. Jadi ya nggak ada harapan lagi. Kereta ada sehari sekali, tapi udah telat jadwal keberangkatannya. Bis umum banyak tiap jam tapi kita harus ke stasiun bis di tengah kota dulu, lalu go-show dari sana, karena kalau mau beli tiket lewat online, udah sold out. Lagian, perjalanan yang mustinya 4-5 jam pun akan ditempuh lebih lama, sekitar 7 jam kalau naik bis. Hhmm.

Suami berpikir sejenak, lalu ambil keputusan radikal, naik taksi! 

Taksi berupa mobil pribadi memang alternatif terakhir kalau udah kepepet karena biaya nya yang jelas lebih tinggi. Tapi tampaknya untuk situasi ini harus dipilih. Positifnya, ya kita hanya berdua saja di mobil dan waktu tempuh 4 jam saja.

Gue mengingatkan ke suami: “Yang jelas pastiin kamu minta refund uang kamu ke mobil travelnya ya Babe. Kita nggak salah sama sekali soalnya! We were there at Gate 15 and no one came to pick us up”. Suami mengangguk.

Yang kita nggak tau, kejadian ditinggal oleh travel ini akan menjadi kebingungan pertama dari serangkaian kisah ajaib lain yang kita akan alami di Mui Ne. (cerita detail menyusul ya…)

Mobil taksi kita pun melaju meninggalkan Saigon.

MUI NE here we come !!!!

perjalanan ke lokasi rahasia
taksi kami

 

penampakan perjalanan kita di taksi otw Mui Ne

 

Supir kita menyetir dengan sangat hati-hati dan aman. Semua berjalan normal, sampai pas kita minta berenti di rest area untuk buang air. Dia berkomunikasi ke kita dengan cara yang aneh yaitu sambil teriak super kenceng. Kita hampir loncat karena kaget.

HERE TOILET!” Katanya sambil jerit kenceng ke muka kita dari tempat duduk supir. Lalu dia ulang lagi “THIS IS TOILETTTT. Wanna go toileeettttt” katanya. “YOU GO TO TOILEEETTTTT” ulangnya sambil jerit lebih kenceng lalu ngacir dari mobil. Kita terdiam. Ini dia bisu / tuli kah? Eh tapi nggak kok, kita liat dia ngobrol normal ama orang lain ketika turun mobil. Lalu kenapa ke kita dia teriak-teriak ya? Sampe sekarang masih merupakan sebuah misteri. Hehehehe

Di rest area ini ada beberapa hal menarik yang gue temuin hanya dalam 10 menit saja. Pertama, gue merhatiin beberapa bis yang singgah untuk istirahat, dan para penumpang bis-nya tuh LEPAS SENDAL semua di dalam bis. Jadi pas turun bis, mereka baru pake sendal. Kayak mau masuk Mesjid aja nih musti lepas alas kaki segala ya. Bukannya kaki kotor ya kalo lepas sendal dalam bis? Dan gue juga ngeliat salah satu cara unik penduduk ngerokok yaitu menggunakan bambu besar! Never seen that before.

Here are the footages:

 

perjalanan ke lokasi rahasia

 

OLRITE, cerita gue musti sampe sini dulu ya, takut kepanjangan. Nanti gue lanjutin cerita lengkap MUI NE, sebuah kota pinggir laut yang keren, menarik dan LUCU karena banyak hal gila yang terjadi sepanjang disana bikin kita nggak berenti ketawa. MISTERI Perjalanan ke lokasi Rahasia akhirnya TERJAWAB. Thank u untuk suamiku yang selalu kreatif ngasih kado travel ke istrinya. I love u Babe !

Dibawah ada beberapa teaser foto-foto kita di Mui Ne. Jangan lupa tulis komentar kalian di kolom komen dibawah ya, dan yang belum FOLLOW TRAVEL BLOG gue, please FOLLOW dengan menulis email kalian. Thank u for reading guys. (This story was written in the sky during our travel back from Saigon to Singapore, 02/19)💛.

 

perjalanan ke lokasi rahasia

perjalanan ke lokasi rahasia

perjalanan ke lokasi rahasia

perjalanan ke lokasi rahasia

perjalanan ke lokasi rahasia

perjalanan ke lokasi rahasia

Guys, just go buy the ticket and take the ride 

olivelatuputty.com/blog – @shiningliv

(4) Comments

  1. ya ampun kak, aku ikutan ketawa pas bagian TOILET nya wkwkkw.

    1. hi Stephani.. thank u for reading ya.. emang bagian itu kocak sih dan misterius abis hahaha btw lanjutin tulisan camping di blog kamu dong.. aku juga abis camping soalnya 3 minggu lalu nih:)

  2. amanda says:

    Keren kakak kakakku ce ri tan ya

    1. hi Amanda.. thank uuu so much for reading ya:)

Post Your Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!

FOLLOW OLIVE'S TRAVEL BLOG  

free travel stories & ideas, directly to your email

 

Success! Please click "CONFIRM FOLLOW" in your email

There was an error while trying to send your request. Please try again.

You have subscribed. An email will be sent for you to CONFIRM. Thank You