Makan enak di Singapore Favorite Food Festival

Baru aja balik nih dari negara tetangga, Singapura. Bulan Juli ini kesana bukan cuma untuk belanja di Singapore Great Sale, tapi lebih untuk MAKAN enak! Di tanggal 12-21 Juli 2013 ada gelaran yang bernama “Singapore’s Favorite Food Festival 2013”, berkaitan dengan perayaan 20 tahun “Singapore Food Fesival”. Bayangin ya, 40 kedai makanan paling enak se-Singapore, termasuk 20 tempat makan favorit masyarakat hasil ‘polling internet’ dikumpulin di satu tempat, siap dinikmatin semua orang, termasuk gue! Sedap!

One of the benefits of living in Jakarta Indonesia is that I can easily fly to Singapore. Fast and cheap. This July Singapore hosts the Singapore Great Sale and 20th anniversary of Singapore Food Festival. The most anticipated event this year is “Singapore’s Favorite Food Festival Village”, held 12-21 July at Marina Avenue. This event features 40 local favorite stalls, including 20 hawkers voted by Singaporean food lovers via online. I flew to SG yesterday basically for this reason. Let’s EEAATT!!

sgfavefood

Begitu mendarat di Changi, gue langsung berangkat ke Bayfront Avenue. Ini jalan letaknya persis diluar Bayfront MRT, satu perberhentian sebelum Marina Bay. Dengan jam buka pukul 11.00 (sampai  jam 11 malam), gue mungkin salah satu orang yang pertama belanja makanan disitu. Niat banget ya! Hahaha. Suasana masih sepi karena baru banget buka (dan lagi bulan puasa juga mungkin ya), jadi gampang milih tempat duduk dan nggak pake antri. Ada buklet tentang semua kedai yang ada plus 4 buah kupon potongan harga 20 persen. Lumayan…

I landed in Changi and took the MRT straight to Bayfront MRT. From the A Exit, I walked less than 3 minutes to get to the venue. It was around 11.30 am, so the place just opened. Not many people were there so I got the freedom to choose the seating and the food. No queue! Payment can only be done using a card called Flash Card. They told me that there is no refund for this card, but we can use it for the MRT, buses, cabs, and some other things. Very handy. We’re also given four 20 percents dicount coupons to use. Awesome.

the venue

the venue

Menurut gue acara ini sangat jenius. Makanan paling enak yang tersebar di seluruh negara disatukan dalam satu tempat sehingga bisa langsung dicicipin secara massal. Kalo perut kuat, sebenarnya gue pengen nyoba minimal 10 jenis makanan yang dijual disini. Tapi apa daya, muatnya cuma 4 jenis makanan dan 2 jenis minuman. Itu juga udah berasa rakus. Satu makanan yang paling gue incar ialah ‘Chili Crab’ yang dijual di “House of Seafood”. Kepiting khas Singapore di restaurant ini terpilih masyarakat sebagai makanan nomor satu paling enak se-Singapura. Widih, gimana nggak penasaran coba. Gue beli seporsi yang lada hitam seharga Rp.95.000 (ini porsi kecil untuk makan sendirian-jadi cukup mahal harganya) dan bener, rasanya ENAK banget. Segar, pedas yang nggak berlebihan, dan wangi olahannya dari daun ketumbar yang ada disitu. YUMMY. Fix, ini salah satu olahan kepiting paling enak yang pernah gue coba.

The first thing I ordered was Rojak (traditional mixed fruit salad) at Apa Kitchen for Sing$ 4. Oh, it’s good. Usually I don’t really dig Malay’s Rujak, but this one is the only exception. It’s fragrant and yummy. Next on the list was Singapore’s food pride, the Chili Crab!. “the House of Seafood” is voted by Singaporeans as the best place that serves this signature dish. For Sing$ 16, I got a small portion of a super delicious Black Pepper Crab. It was probably one of the best I ever tasted. A bit pricey but totally worth it.

the CRAB - before.....

the CRAB – before…..

the CRAB - after being cooked

the CRAB – after….

me posing with the CRAB!

me posing with the CRAB!

me with the crab after the  pose

me with the crab after the pose

Gue juga beli rujak (rojak) yang dibuat seorang ibu-ibu di Kedai ‘Apa Kitchen’. Rujaknya rujak ala Melayu, tapi enak. Gue biasanya nggak gitu suka rujak Melayu, tapi yang satu ini gue suka deh. Kecombrang dan lemon cui yang ada di olahannya menurut gue yang bikin enak. Rujak nya dijual seharga Rp.32.000 untuk satu porsi yang paling kecil. Untuk makanan berat, pilihan gue jatuh ke kedai Zhu Chuan Bak Kut Teh. Harga Rp. 140.000 udah dapet 2 porsi, satu Bak Kut Teh dan satu kaki babi kecap + nasi. Pas dicoba, Bak Kut Teh yang non halal ini sangat enak dan gurih. Nagihhhhh, apalagi pake kecap dan cabe rawit. Selesai.

Next, I bought a portion of Ba Kut Teh and a portion of Pig Trotter meal with rice (total of Sing$ 18) at the famous Zhu Chuan Bak Kut Teh stall. Yummyyyy!!!I like their Ba Kut Teh a lot. This is interesting cause I never liked that meal before. HA! I still wanna ordered some more food, but my stomach kinda gave up. So I bought some desserts. There is always a place for desserts, right? Ice Durian and Durian Pancake, plus a soymilk drink at ‘QQ Soymilk’ stall. ALL good!!!

the rojak.

the rojak. (taken from sgonfood)

bak kut teh. YUM! (taken fr sgonfood)

bak kut teh. YUM! (taken fr sgonfood)

the stalls

the stalls

Selanjutnya, gue coba cendol durian dan pancake durian (beda ama pancake durian yang biasa di jual di Jakarta) plus minum susu kedelai dingin di kedai ‘QQ soy milk’ yang super segar. Cocok sebagai penutup makan siang gue di tengah teriknya matahari. Kedai‘QQ soy milk’ sendiri lokasi aslinya ada di Old Airport Road dan lagi ngetop-ngetopnya sekarang di Singapore (katanyaaaa). Selain semua makanan diatas, di “Singapore’s Favorite Food Festival 2013” kali ini ada juga ‘Popiah’ dari kedai ‘Fortune Food’, ‘Nasi Briyani’ dari ‘Sakunthala Food Palace’, ‘Beef Soup’ dari ‘Beef House’, ‘Fried Oyster’ dari ‘Zheng Xin Si Chao’dan masih banyak banget lagi. Yang jelas, berani dijamin semuanya yang paling enak di Singapore! Sekali lagi, andai perut gue kuat…

For a hungry and curious tourist, I think this is a great event. Fantastic foods from all over the nation are under one roof. There is nothing can go wrong if what’s called ‘the best food in the country’ are suggested by the locals. Before I left the place, I took notes of the addresses of some other stalls with good food that I didn’t get the chance to try. Thanks for the great lunch, SG! Next activity? Definitely shopping!

cendol durian

cendol durian

my soymilk

my soymilk

c ya!

c ya!

Untuk makan disini, kita memasukkan nominal uang kedalam kartu ‘flash’ yang sudah sediakan. Jadi kalau beli makanan ya hanya bisa pakai kartu itu. Uniknya, kalau uang kita didalam kartu masih sisa padahal kita sudah selesai beli makanan, uang itu sama sekali tidak bisa dikembalikan. Waktu gue mau protes, mereka bilang bahwa walaupun kartu itu tidak bisa diuangkan kembali, kartu itu bisa dipakai langsung sebagai alat pembayaran naik MRT, bus, taksi dan bayar parkir. Oooo…nggak jadi protes deh. Langsung gue pake itu kartu naik MRT keliling kota buat belanja. Trimakasih buat makanan enaknya ya Singapura!

by the way, if you like this blog, FOLLOW me NOW

write your email and you will get ALOT of info on traveling from me FOR FREE

yes, I am a part time food explorer.olivelatuputty.com @shiningliv

Tags:  

Post Your Comment