10 Things i did in Kota Kinabalu – ngapain di Kota Kinabalu

kotakinabalu1

Gue dan suami berangkat ke satu kota di Malaysia bernama Kota Kinabalu. Begitu sampai ke Kota Kinabalu (KK), gue ngambil waktu cukup lama untuk mikir mau ngapain di Kota Kinabalu ini, karena edisi travel kali ini sama sekali tanpa persiapan. Selain ngeliat Gunung Kinabalu dari deket, kita bisa ngapain lagi ya?

Hubby and me went to a place in Malaysia called Kota Kinabalu. Touched down in Kota Kinabalu, I got a little confused. Oh gosh, what to do here? I had no preparation whatsoever. After a while, I got it all figured out and did these 10 things:

Seafood Hunting

Buat pecinta seafood, KK ternyata salah satu surganya. Rata-rata tempat makan seafood terletak persis disebelah laut, lengkap dengan kapal-kapal nelayan yang baru ngangkut barang jarahan dari laut. Bahkan bisa sambil ngeliatin sunset loh makan disini. Harus cobain: Ikan sebelah bakar, Fried Sotong, and butter milk Prawn. Ini wajib banget di KK.

This is a must do in KK cause the city is heaven for seafood lovers. A little tip: never miss the night market with fresh fish, prawns, crabs, lobsters squid and more others, even some I have never tasted before. Expect to spend around 25USD for 2.

ngapain di kota kinabalu

kotakinabalu23

Nyebrang ke Pulau // Island hopping

Ada beberapa pulau kecil dengan lautan cantik disekitaran KK. Dari tengah kota tinggal pergi ke dermaga penyebrangan yang deket banget dan nyebrang deh sekitar 15 menitan. Waktu itu kita milih untuk pergi ke satu Pulau bernama Pulau Sapi. Air jernih, bersih, pasir putih dan bukit hijau sebagai pemandangan belakang, kota KK dari kejauhan plus pulau tetangga sebagai pemandangan depan. Nice.

kotakinabalu

There are several islands of the National Park around the city only 15 minutes away by speedboat. No need the overpriced tour to do this. The ferry terminal, called Jesselton Point is located in the middle of the city so all you gotta do is go there in the morning, choose an island (or more) –we chose an island called SAPI, pay and enjoy the white sand!

kotakinabalu7

my face, hubby’s face, my feet, and some random tourists

kotakinabalu19

underwater of Pulau Sapi

Road Trip

Nyewa mobil di KK dan roadtrip menurut gue harus dilakuin. Karena banyak tempat keren justru letaknya beberapa jam dari tengah kota. Jalanan didalam maupun luar kota dijamin mulus semua plus orang-orang yang sadar berlalu lintas. So, it is considered safe and a fun drive. Pilihan tempat yang bisa didatengin juga banyak banget, seriously. Gue dan suami nyetir ke beberapa tempat yang asik, termasuk ke area Gunung Kinabalu dan Tip of Borneo.

Just rent a car for around 60 USD/day and you can easily drive to the mountains or even to the tip of Borneo like we did. The route is clear and safe and the mountains will treat you with quite a spectacular view. I enjoyed it alot.

kotakinabalu8

morning drive – road trip

kotakinabalu

kotakinabalu9

stop to take photos – road trip

kotakinabalu22

one spot overlooking mountain found during roadtrip

Awesome Tour

Nah, kalau nggak bisa atau males nyetir, ya pilihannya ambil tur. Mau tur rafting, lihat orang utan, trekking, pergi ke suku terasing, nyebrang ke pulau, pergi ke rumah terbalik, semua ada tur-nya masing-masing.

Gue dan suami ambil satu tur seharga RM 150per orang, untuk pergi ngeliat monyet Proboscis di habitat aslinya (salah satu jenis monyet langka yang cuma bisa diliat di Borneo) plus habis itu tour di lokasi yang dipenuhi jutaan kunang-kunang!

Kita beruntung banget karena waktu berangkat, ternyata hanya kita berdua yang ambil tour ini di operator yang kita pilih. Jadi semobil cuma berdua doang! Berasa tour privat dengan supir pribadi. Begitu sampai di hutan yang kita tuju, kita juga dapat kapal privat untuk menyusuri sungai-nya, nggak bareng pengunjung lain. SO SPECIAL.

Well, if you do not want to drive and still want to go around KK where the cool things are, just book a day/half day travel to anywhere you want. Trekking, diving, rafting, etc. I chose a 40 USD tour to see the rare Proboscis Monkey at their natural habitat plus a night fireflies river cruise. It was really nice.

Ini yang bikin sangat nggak terlupakan: kita naik sebuah kapal waktu matahari sudah terbenam, dan menyusuri sungai yang penuh alga berwarna, jadi airnya bersinar gitu di kegelapan karena sifat alga yang ada didalam air. Terus malam itu langit cerah banget jadi semua bintang terlihat jelas di termasuk milky way pun bisa keliatan. Udah double kan tuh sumber cahayanya. Dan yang ketiga, ratusan pohon yang kita lewati sepanjang sungai ini dihuni jutaan KUNANG-KUNANG yang ‘menyala’ dan beterbangan di kegelapan, mirip kayak lagi di adegan film. Triple natural light sources. Dan satu lagi… malam itu pas Valentine’s Day. It was such an unusual date with my husband ♡.

We were lucky because it was on Valentine’s Day, and the tour operator we chose only had 2 clients of the day which was us. So, we got the minibus and the boat on the river all to ourselves. The night river cruise was quite magical. We experienced three natural light sources: the million stars in the clear sky, the glow in the dark river caused by the blooming algae in the water, and the millions of fireflies in the trees – hundreds of them flew around us at the boat – made me feel like in a movie scene or something.

kotakinabalu10

kotakinabalu24

foto bintang malam itu, nggak maksimal fotonya tapi  lumayanlah…  we caught the glimpse of the stars, but it’s hard for amateurs to take photos of the fireflies and the glowing algae.

kotakinabalu

kunang-kunang susah banget ditangkap kamera biasa… katanya kalau kena blitz kunang-kunang nya langsung buta, jadi mereka harus ada di tempat yang gelap. tapi kurang lebih terlihat seperti ini.. the fireflies was all over the trees, look quite like this one. <this is not our photo. Source click here>

Keliling Kota // City Tour.

Kata salah satu supir taksi yang kita naikin, Kota Kinabalu alias KK baru berkembang beberapa tahun terakhir. Katanya, tadinya sepi banget!  Sekarang udah mulai rame sama penduduk dan pertokoan termasuk beberapa mall besar. Tapi untuk gue, mall adalah perhentian terakhir untuk di datengin di satu kota, kecuali kota/negara itu emang terkenal dengan mall-nya. Kalo nggak butuh banget, sangat jarang kita main ke mall di suatu tempat baru. Kita selalu lebih memilih untuk datengin tempat ikonik di kota itu. Di KK ada beberapa nih spot yang ngetop, bisa mampir minimal untuk foto kenang-kenangan.

Never miss the opportunity to see the city itself. They have Sabah State Mosque with its gold inlaid onion dome – the largest dome of its type in Malaysia, and then Signal Hill, where you can see the view of the city and nearby islands, and then Atkinson clock tower, the Marlin Statue which is the city’s symbol and many more.

kotakinabalu21

kotakinabalu20

kotakinabalu3

kotakinabalu4

the famous floating Mosque – Masjid apung di KK

kotakinabalu6

Atkinson Clock Tower

Get religious.

Kena hari Minggu, gue dan suami browsing untuk bisa pergi ke Gereja di KK. Nggak diduga, Malaysia yang mayoritas penduduknya beragama Islam ternyata banyak juga pilihan Gerejanya. Pergi beribadah walau kita berada di negara lain selalu menjadi pengalaman spiritual tersendiri.

Oh yes, we went to Church. Holiday does not mean we neglected Church. It’s always great to go to Church in another country.

kotakinabalu12

Kimchi Dose

Di KK selain nyobain makanan lokal dan seafoodnya, kita nemu sebuah resto Korea yang mungkin salah satu resto Korea paling enak yang pernah kita coba. Kita berkali-kali makan disini selama seminggu di KK. Rata-rata makanan di menunya ialah masakan rumah Korea yang enak dan ketahuan dibikin dari bumbu dan bahan segar. Kalau ajaaaa resto ini ada di Jakarta, gue pasti pengunjung tetap minimal seminggu sekali. Asli, enak, banget.

This is a bit random, but out of so many culinary experience of seafood and local cuisine in KK, we found this jewel, a super yummy Korean Restaurant, serving homemade Korean dishes. It was great. You can find this one at Likas Square Mall.

kotakinabalu13

this is our fave Korean resto in KK

Taking a walk

Ada salah satu bagian kota KK yang gue sangat suka, yaitu sebuah jalur untuk pejalan kaki dan pesepeda yang dibuat sepanjang bibir pantai, persis di samping jalan utama sepanjang 23 km. Pagi atau sore lewat sini, selalu bikin suasana hati jadi adem.

This is hands down my fave spot in the city. A bicycle lane and pedestrian path stretching 23.5km from Tanjung Aru to Universiti Malaysia Sabah – Kota Kinabalu. I am telling you, being here was a serious nature therapy.

kotakinabalu14

kotakinabalu16

menyenangkan banget ya…check out this place. what’s not to like?

Sunday Market & Night Market

Di KK setiap hari minggu ada pasar kaget gitu di tengah kota, tepatnya di Gaya Street. Disini mau cari apapun di bawah bumi ada. Hahahhahaa. Iya lebay 😀 Bukanya dari sekitar jam 6 pagi sampe jam 1 siang aja abis itu tutup, tunggu lagi minggu depan. Nah, kalau mau pasar malam yang bukanya tiap hari, ada juga, bukanya sampai jam 12-an malam. Jadi kalo jam 10 malem tiba-tiba kaki gatel, pengen belanja bisa kesini. Cocok buat gue!

For some retail therapy, go to Gaya Street on Sunday morning. It is closed off to traffic to make way for the stalls which sell many many different things. This indeed is the best place to experience the culture in Sabah. KK also has Night Markets, lots of them. You can expect to see the nights markets stalls at around 5.00pm to midnight.

ngapain di kota kinabalu

Sunday Market on the other side of the road

kotakinabalu18

souvernis, kitty cat, and barongsai — ALL at Sunday Market

Nyobain buah ekstotis

Okay, di KK ialah pertama kalinya dalam hidup gue nyobain makan durian merah dan buah talap.

Talap tuh apa? Sama, waktu itu pertanyaan gue juga itu.

Talap ini bulat dan kulitnya dari jauh mirip duren, tapi dari deket lebih mirip karpet. 😛 Bau dan bentuk isinya mirip nangka atau cempedak, tapi secara keseluruhan lebih lunak karena kalau udah mateng bukanya tinggal di pencet aja. Tapi RASAnya? lain dari yang lain. Mirip sama puding susu buatan restoran. Teksturnya lembut, dingin dan creamy. Enak banget asli.

In KK, i tried my first red durian and my first TALAP, which are native Boreno fruits. Talap looks like Durian but smells like Jackfruit. Its spines look like a carpet or a hairstyle and it tastes like a creamy milky fresh custard. It’s so unique really. I wish we have ’em here in Jakarta. This is one delicious fruit.

kotakinabalu15

say hello to TALAP, the yummy fruit.

Okay, gimana, setelah diceritain tentang ngapain di Kota Kinabalu, ada yang tertarik mau jalan-jalan ke KK juga?

Well, what do you think? do you think you will like KK as much as i do?

tinggalin comment dibawah ya…(guys, you can leave your comments by scrolling down some more:) thank you!)

Mau follow Olive langsung di Inbox kamu?

It's easy !

write your email here. It's FREE

Meeting a new city to me is pretty much like a person. They both have many stories to tell.olivelatuputty.com/blog -@shiningliv

 

Tags:  

Post Your Comment