Buat kamu yang suatu hari nanti pengen jalan-jalan ke Kamboja dan mampir ke Angkor Wat, tempat wisata di kota Siem Riep Kamboja yang sangat terkenal itu, I prepared these Tips ke Angkor Wat just for you.
Okay, let me tell you this. Kompleks ANGKOR Itu luas. Luas BANGET… banget! Gue sendiri sama sekali nggak sadar betapa luasnya sampai datang sendiri kesana dan baru NGEH. Buset, gede banget ini tempat!!
Ada 20 TIPS yang gue siapin untuk kalian. Herę we go :
- Tips pertama, sadari disclaimer gue di atas. The place is so big – sekitar 400 hektar lebih luasnya. (Sebagai perbandingan : luas keseluruhan komples wisata Candi Borobudur Indonesia itu sekitar 85 hektar – daerah Candi Borobudurnya aja sekitar 3 hektar)
Dengan mengetahui fakta sederhana ini, kita bisa mengira-ngira waktu kunjungannya. Ada 26 candi yang tersebar di kompleks ini termasuk candi utama yaitu Angkor Wat itu sendiri, yang terletak di pintu utama.
- Tips kedua, setelah tau kalau kompleks ANGKOR itu besar, tentukan kita mau berkunjung versi padat satu hari, atau mau datang dipecah ke beberapa hari.
Biasanya kalau pecinta sejarah atau pecinta fotografi pasti bakal gak puas kalo cuma sehari. Ada beberapa paket yang bisa kita pilih. Paket rute pendek (kunjungan satu hari) atau Paket Rute Panjang (3-7 hari pass).
Waktu gue datang, gue beli paket 1 hari seharga 37 US Dollar. Sengaja memang beli paket satu hari karena memang cuma punya satu hari ekstra untuk berkunjung. Dengan paket satu hari kita dikasi waktu untuk berwisata dari jam5 pagi (melihat sunrise) hingga jam 6 sore (melihat sunset).
Gue datang dari jam 5 pagi dengan niat mau di jabanin ampe sunset, eh lewat jam 1 siang udah nyerah minta pulang. Hahahaha capek banget jalannya asli.
- Tips ketiga, belilah tiket berkunjung minimal satu hari sebelum hari H (apalagi kalau mau lihat sunrise), dan tidak bisa diwakilkan karena tiap pengunjung akan di *foto wajah lalu di print di tiket. (*Ini peraturan pas gue dateng, katanya sih sekarang udah nggak perlu lagi print foto di tiket.. kalau kalian jadi kesini please info ya)
Tiket bisa dibeli di kantor tiket resmi mereka. Semua drivers transportasi umum tau kok cara kesini.

- Tips ke Angkor Wat keempat, TIKET atau “Pass ID” DILARANG HILANG – karena mereka tidak menyertakan bukti bayar kunjungan lain apapun kecuali tiket fisik versi print itu.
Banyak turis yang berkunjung 3-7 hari akan sengaja melaminating tiket dan menggantung di leher lalu dipakai setiap waktu, supaya tidak hilang. Setiap kali masuk candi yang manapun, ada petugas yang bakal mengecek tiket id pass kita. Kalau sampai hilang tiket, nggak pake ba bi bu, kita akan disuruh bayar ulang. Males banget kan ya…mahal soalnya!

- Tips kelima, tentukan mau keliling kompleks pakai apa. Pilihannya : Tur Travel, Tuk-tuk, atau naik sepeda / green bike (green bike ialah versi sepeda listrik yang bisa di cas di tempat-tempat tertentu).
Kalau menurut saran gue : TUK-TUK aja!!
Okey, gue break down dulu satu-satu ya supaya kalian ada gambaran…
-Kalau pake tur travel, kalian akan naik mobil nyaman ber AC untuk pindah dari satu lokasi ke lokasi lain. Beli paketnya bisa di semua booth travel di kota. Positifnya, biasanya paketnya tuh sudah sama guide. Negatifnya, gabung ama turis lain, jadi nggak bebas waktunya. Mau private tur bisa juga sih tapi harga jauh lebih mahal.
-Kalau mau pake sepeda, boleh banget asalkan kalian emang atlet sepeda atau pecinta sepeda atau minimal biasa naik sepeda berkilo-kilo seperti para turis bule.
Kalau kalian cuma modal bisa naik sepeda doang, dijamin PINGSAN. Sewa sepeda / green bike bisa dimana-mana dan murah banget cuma sekitar 5 dollar. Tapi ya resiko tinggi. Kalo bukan pesepeda handal, mending jangan deh. Trust me.
-Tuk tuk, bisa di book via hotel atau book sendiri. Sekitar 20-30 US Dollar all day long atau 10-15 Dollar setengah hari. Biasanya tambah ekstra kalau mau liat matahari terbit. Mereka akan anter kita, nungguin selama kita di candi, dan bisa berubah jadwal sesuka hati kita. Naik tuk tuk juga nyaman karena Angkor Wat tuh wilayah hutan jadi gak kena panas, dan kena angin yang semriwing.

- Tips keenam, ketahui musim di Kamboja sebelum berkunjung.
Kamboja ada dua musim. Musim Panas di Bulan November-Mei dan Musim Hujan di Bulan Juni-Oktober. Kalau lagi musim panas ke Angkor katanya panasnya bisa ampun-ampunan. Dijemur di atas candi pas lagi panas- panasnya tuh nggak enak. Udah gak akan konsen ngeliat patung. Apalagi kalo lagi rame desak-desakan. Busetttt dah.
Semenjak ada film yang dibintangin Angelina Jolie berjudul “Lara Croft : Tomb Raider” (tahun 2001), Angkor Wat makin melambung namanya. Biasanya, ada sekitar 1-2 juta turis berkunjung kesana per bulan. Rame! BANGET!!
Kalau lagi musim hujan, siang hari tetap aja panas dan lembab. Dan gak enaknya, bisa tiba-tiba hujan turun pas lagi di tengah candi. (Ini gue alamin). Wow no where to go man, selain pasrah basah keujanan. Jadi selalu sedia bekal air, sunblock, topi, dan ponco / payung kecil di tas kalo kalian datang pas lagi musim hujan.


- Tips ke Angkor Wat yang ketujuh, cukup penting, yaitu pakailah baju yang sopan.
Cewek dilarang pakai baju tanpa lengan yang keliatan bahu dan dada, dan dilarang juga pakai celana pendek yang keliatan dengkul. Jadi jangan sok-sok an pake baju lebih seksi dari yang dipake Angelina Jolie di film ya. Dia tuh pengecualian kayaknya. Biasalah.. artis ama horang kayah yang lagi syuting film, mungkin dikasih beda standar aturannya ama rakyat jelata. Hahahaa
Btw buat kalian pembaca blog dari generasi sekarang yang belom tau penampakan Jolie di film Tomb Raider, bisa langsung di google ya. Kayaknya nonton film ini sebelum jalan-jalan ke Angkor tuh wajib deh. Angkatan 90-an dan 2000-an sih rata-rata udah nonton. Dan most of tourists niat kesini juga karena film itu.
- Tips kedepalan, kalau ketemu biksu, dilarang ngajak selfie.
Mereka sih pasti mau aja ngeladenin ajakaan selfie, tapi katanya sebenarnya itu nggak sopan banget untuk para Biksu. Dadah-dadah aja cukup, atau tundukin kepala ke mereka tanda hormat kalau ketemu di jalan.



- Tips kesembilan, jangan nyuekin WC.
Beneran, kebelet ketika lagi di tengah candi yang super luas dan harus jalan sejauh 1 km untuk ketemu WC tuh gak lucu sih. Jadi kalo pas lewat WC mending pipis deh walau gak kepengen banget. Ini PENTING!! (This particular tip bener-bener my own experience yang sangat membuat menderita!!! Hahahahhaa)
- Tips kesepuluh, hati-hati sama monyet dan kalajengking.
Yes, di Angkor banyak hewan-hewan ini. Para monyet sering nongol di tengah kerumunan manusia. Ati-ati karena mereka walau tampak jinak ternyata suka gigit. Mending jauh-jauh aja, dan zoom in kamera kalo memang mau ambil foto mereka.


Sedangkan kalajengking, juga banyak di area candi guys ! Hewan ini sering sembunyi kalau banyak orang sih, tapi mereka tetap ada. Yang gede gak terlalu beracun, tapi yang kecil super beracun. Gue sering nemu yang udah pada mati di jalanan kelindes mobil atau tuk-tuk. So, be careful guys !
- Tips ke Angkor Wat kesebelas. Disana nanti, kalian bakal ketemu banyak anak kecil penjual oleh-oleh yang bakal nawarin dagangan tanpa rasa lelah.
“Only one dollar Sir….lady.. please please please”. Kurang lebih begitu kalimat mereka dengan suara yang tumpang tindih satu dengan yang lain.
Kalo emang gak tertarik mau beli, tegas aja bilang “no thank you” and cabut. Kalau kalian merasa kasian dan mau beli gapapa juga sih. Tapi sekalinya berani beli… biasanya kalian akan dikerubungin ama temen-temennya si anak kecil yg dagangannya dibeli, plus akan hadir lebih banyak anak kecil yang entah muncul dari mana meramaikan suasana. Weks!
They will follow u everywhere. “One dollarrrr laddyyyyy”
Oya, ngasih duit dan permen ke anak-anak kecil di Angkor juga dilarang sebenernya. Walau niat baik, itu dianggap gak akan mendidik mereka.
- Tips keduabelas ialah sebisa mungkin kalian bekali diri dengan belajar sejarah Angkor Wat.
Ini penting banget sih. Kalao sampe kalian nggak tau apa-apa beneran bakal bego ngeliat candi tanpa arti. Cuma numpang capek dan numpang foto-foto doang.
Kalau tau sejarah rasanya lebih enak keliling. Kalau ada duit ekstra ya bisa menyewa jasa guide dadakan yang banyak beredar di pintu masuk candi. Mereka akan cerita semua dengan bahasa inggris. Sukur-sukur mereka bisa bahasa Melayu. Jago-jago loh mereka. Ada yang bisa Bahasa Spanyol, Prancis, Cina dan Korea juga.
Eh tapi kalo ketemu guide yang Bahasa Inggris nya pas-pas an agak repot juga sih. Kita nguping beberapa guide yang lagi kebingungan ngobrol sama turis:
“So, It was the golden age” (si guide menjelaskan dengan logat Kamboja kental sehingga age kedengeran kayak egg)
“Golden egg? What is a golden egg? Where do they keep it?” Tanya si turis bingung.
“Golden egg? What do u mean?” Si guide jadi ikut bingung. Sekarang dua-duanya bingung.
“I don’t know. You said it!” Jawab si turis sewot.
“Really ?” Si guide terdiam sebentar, mikir. “Ooo golden age! A-G-E”
Hehehehe. Lost in translation.



- Tips tigabelas. Bawalah bekal kalo memungkinkan, tapi tetap sempatkan mampir untuk makan / minum di warung setempat yang ada.
Bawa bekal dari hotel tuh penting untuk hemat dan ganjel kalo tiba-tiba laper, apalagi kalau berangkat dari pagi. Tapi, nggak ada salahnya mampir makan di warung warga yang buka lapak disekitar candi-candi. Mereka ya warga lokal yang tinggal disana. Dari jus buah sampai makanan tradisional semua ada, dan harganya juga cukup bersahabat kok, nggak morotin banget. Kesempatan juga nyicipin makanan has Khmer.
Uniknya, lapak makanan mereka hadir dengan nama-nama artis kayak lapak Lady Gaga atau lapak Michael Jackson.

- Tips keempatbelas. Tiga candi utama yang wajib ialah ANGKOR WAT, Bayon, dan Ta Prohm. Ketiga tempat ini jangan sampai kelewatan ya.
Kenapa tiga ini? Karena ya Angkor Wat ialah pusat dari semuanya. Kalau Bayon, dianggap paling menarik dan memang sangat cantik dengan sebutan “candi-candi seribu wajah”-nya. Sedangkan Ta Prohm, menjadi super ngetop karena merupakan lokasi utama syuting film Tomb Raider.
Puluhan candi lain di kompleks Angkor tetap menarik dan kalian tinggal pilih yang mana yang kalian mau explore lebih dengan waktu yang ada. Karena gue cuma punya satu hari disini, jadi bener-bener milih yang paling gue ingin lihat, nggak mungkin bisa muterin semuanya.
Tapi ya, setiap kali gue masuk ke candi yang ada, jujur, gue gak nyangka akan se tertarik itu. Soalnya, sebenarnya I am not into candi so much you know….but i think Angkor Wat tuh super keren and really worth to visit.



- Tips kelimabelas. Untuk info tambahan, sebenarnya ada wisata ekstra seperti balon udara, naik gajah dll. Untuk naik balon udara, kalian harus menambah biaya yang cukup mahal. Sedangkan untuk wisata naik gajah, sama sekali nggak disarankan menurut para NGO / LSM Di Kamboja.
Pasalnya, gajah di Kamboja kabarnya diperlakukan buruk dan kerja melebihi waktu. Kasian banget mereka. Waktu ada gajah lewat di depan kita, gue bisa lihat matanya keliatan sedih banget. Hiks.

- Tips keenambelas, hargai sesama wisatawan.
Kalo lagi rame, saling menghargai aja. Jangan nyelak antrian, jangan lewat pas orang lain lagi foto, bantuin kalo ada yang pengen difotoin, dll. Be a kind and aware traveler. Dont be rude and selfish. Jangan bikin malu turis asal Indonesia ya….
Ada banyak yang turis yang nggak sopan soalnya disini (dari negara lain loh ya….), jadi ya gue pengennya turis-turis Indo tuh menyenangkan to be around kalo dinilai oleh turis bangsa lain.
- Tips ketujuhbelas, siapkan fisik dengan maksimal.
Pastiin datang kesini pas kondisi badan lagi fit dan alert. Jangan pas lagi capek atau gak enak badan. Bisa teler sendiri soalnya kalian. Be responsible with your own body ya.
- Tips kedelapanbelas, jangan lupa bawa power bank atau baterai ekstra untuk kamera kalau kalian suka foto-foto.
Bakal seharian banget soalnya biasanya disini, dan hampir nggak mungkin nemu tempat untuk ikut nitip nge-cas hape. So, jangan sampai kalian nyesel masih pengen foto tapi udah abis batre.



- Tips ke Angkor Wat yang kesembilanbelas. Gue akan kasih kalian pilihan anti mainstream yang diajarin temen gue orang Amerika yang tinggal cukup lama di Siem Riep. Dia ngajarin cara kalau kita nggak mau numplek bareng turis lain.
Caranya ialah, kita gak usah liat sunrise. Datanglah di jam pagi, tapi langsung ke candi lain selain Angkor Wat. Karena logikanya, semua turis akan ke Angkor sebagai wisata pembuka. Jadi kalo kita melawan arus, niscaya candi yang kalian kunjungin bakalan sepi pengunjung. Kurang lebih begitu lah. Angkor Wat sendiri bisa dijadikan sebagai candi penutup kunjungan.
Sayangnya tips ini kemaren gak gue ikutin. Terlalu sayang rasanya udah ke Angkor Wat tapi gak berjuang nontonin sunrise.
Walau ujung-ujungnya pagi gue berawan banget sehingga pemandangan sunrise gak maksimal, tapi hepi rasanya udah ngalamin menjadi bagian dari “para pengejar matahari terbit di Angkor Wat”.
I am a sunrise lover myself, jadi menjadi saksi datangnya matahari pagi selalu bikin hati ini bahagia. Apalagi di tempat yang mungkin hanya akan gue kunjungin sekali seumur hidup, macam Angkor Wat ini.
Tepat ketika matahari naik sekitar pukul 6.15, GONG besar di Angkor Wat di bunyikan oleh para biksu tanda memulai hari. Terdengar gemanya dari seluruh penjuru.
Dung…..
Dung…..
Dung…..
Pantulan candi, langit dan matahari, terlihat indah di kolam teratai besar persis di depan Angkor Wat. Not the prettiest alot of people say. But for me, it’s still very very pretty. CANTIK!!!!



- Tips keduapuluh ialah tips ekstra untuk MELIHAT MATAHARI TERBIT di Angkor Wat:
– Ingat sekali lagi tips nomor 3, jangan pernah beli tiket di hari H.
– Datanglah sebelum jam 5 pagi (tergantung lokasi hotel – tapi kalo dari sekitar pusat kota, kasih waktu perjalanan sekitar 15-20 menit).
– Sebisa mungkin pilih hari kunjungan yang menurut prakiraan cuaca, cerah dan tidak berawan.
– Seperti udah gue mention di tips nomor 13, bawa bekal sarapan ringan kayak roti kalau kalian tipe yang harus makan pagi.
– Antisipasi kehadiran turis lain yang sangat amat ramai. Jadi pinter-pinter aja memilih tempat ‘nongkrong’ terbaik menunggu sunrise. Goodluck !
– Bawa kertas koran / plastik untuk duduk di halaman Angkor supaya baju gak kotor.
– Jangan lupa buang sampah pada tempatnya ya. Angkor bersih soalnya. Tempat sampah pun ada dimana-mana kok.
Oke, sekian Tips ke Angkor Wat Kamboja dari gue untuk kalian yang di masa datang mau berkunjung ke Angkor Wat di Siem Riep Kamboja juga.
Last tip, HAVE FUN GUYS!!
Yang mau baca cerita seru lain dan dapetin tips travel lainnya, follow blog ini pakai email ya. Thank you!
Wandering through history is always an option! –Olivelatuputty.com/blog @shiningliv
